Perdamaian The Jak, Viking, Bonek, Aremania dan Suporter Lain Tanda Kebangkitan Sepakbola Kita

Tanpa mengesampingkan kelompok suporter lainnya yang ada di Indonesia, rasanya kita memang sudah paham betul dengan permusuhan dua kubu suporter yang ada di tanah air. Kelompok The Jak dan Aremania serta suporter lain yang satu kubu bermusuhan dengan kelompok Viking Bonek dan kelompoknya pula.


Apa yang didapat dari permusuhan antar suporter itu?
  1. Korban jiwa akibat tawuran yang kerap terjadi
  2. Korban harta benda akibat keributan yang merugikan orang lain
  3. Sanksi dari PSSI kepada klub atas ulah suporternya
  4. Orang diluar sepakbola yang ikut menjadi korban atas permusuhan ini
  5. Situasi panas di beberapa pertandingan menyebabkan kerugian yang besar
  6. Kebanggaan kosong yang mereka bangga-banggakan atas nama kelompoknya
  7. Prestasi yang minim dengan dukungan yang terlalu berlebihan
  8. Kemajuan sepakbola yang tak tercapai karena pendukungnya ribut sendiri
Dan masih banyak lagi efek negatif yang dihasilkan akibat permusuhan antar suporter yang terjadi di Indonesia.

Desakan dari berbagai pihak, dukungan pemerintah dan kepolisian, serta keinginan rakyat untuk damai, nyatanya masih belum bisa mendamaikan kelompok suporter yang bertikai. Dendam lama dan gengsi masih mereka pertahankan tanpa mempedulikan keinginan orang banyak.

Perdamaian antar suporter bola di Indonesia adalah sebuah mimpi yang terus dibangun oleh banyak pihak, sayangnya masih saja ada pihak minoritas yang lebih mengutamakan gengsi dan egonya untuk tetap bertahan bermusuhan dengan kelompok rival.

Belum lama ini saya melihat perdamaian yang coba dibangun oleh kelompok suporter dari Persebaya Surabaya, Bonek. Arek Suroboyo ini sudah mulai menyuarakan perdamaian dengan kelompok suporter lain yang sebelumnya pernah bertikai, sebut saja seperti The Jak dan Pasoepati. Belum lagi ditambah dengan upaya dari The Jak yang juga ingin bersahabat dengan kelompok suporter Viking dan Bobotoh Persib.

Sudah banyak sekali korban berjatuhan hanya karena ego yang terus diwariskan kepada anak cucu kita, bukankah kita semua bersaudara? Satu nusa satu bangsa, Indonesia!

Dengan adanya upaya damai antara kelompok suporter, ke depannya diharapkan sepakbola Indonesia akan semakin maju dan semarak tanpa dinodai dengan aksi brutal para preman yang mengeluarkan provokasi busuk untuk menyakiti saudara kita semua.

Berikut ini adalah gambar-gambar perdamaian antar suporter yang semoga semakin banyak dan mengisi sepakbola kita dengan perdamaian :